Meningkat, APBD Tahun 2024 di Kabupaten Kutai Timur Tembus Rp9,148 T

KUTAI TIMUR – Nilai APBD Tahun 2024 sudah diproyeksikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Secara resmi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman sudah menyampaikan nota penjelasan kepala daerah mengenai rancangan peraturan daerah (Raperda) Kabupaten Kutai Timur tentang APBD Tahun Anggaran 2024, dalam rapat paripurna ke 10 yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) beberapa waktu yang lalu.
Pemkab Kutim memproyeksikan APBD Tahun 2024 mencapai Rp9,148 T, atau mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan nilai APBD Tahun 2023.
Hal ini dikatakan langsung oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman. Dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) ditetapkan sebesar Rp8,561 T atau mengalami kenaikan sebesar Rp587 M.
“Dengan situasi kondisi dan optimis tinggi maka APBD 2024 Kabupaten Kutai Timur yang sebelumnya diestimasikan Rp8,561 T, jumlah itu mengalami penambahan jadi Rp9,148 T,” kata Bupati Ardiansyah Sulaiman dihadapan jajaran anggota DPRD Kutai Timur dalam rapat paripurna.
Orang nomor satu di Kabupaten Kutai Timur ini juga menyampaikan beberapa alasan yang menyebabkan kenaikan tersebut. Diantaranya, perpindahan profit sharing dari lain lain pendapatan yang sah, penambahan dana bagi hasil sawit, penambahan dana alokasi khusus (DAK) fisik dan non fisik, serta yang lainnya.
“Nilai APBD yang meningkat itu disebabkan berbagai hal, seperti adanya perpindahan sharing dari lain lain pendapatan yang sah dan lain sebagainya,” ujarnya.
Ardiansyah menambahkan, penambahan besaran APBD 2024 itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.245,256 miliar, menjadi sebesar Rp.754.108 miliar atau bertambah Rp 508,851 milyar. Kemudian pendapatan transfer sebesar Rp7,793 triliun menjadi Rp 8, 394 triliun bertambah menjadi Rp 600,872 milyar.
Sementara itu, berdasarkan kebutuhan belanjadaerah tahun 2024, sambungnya, maka anggaran belanja daerah Kabupaten Kutai Timur pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp.9.123 triliun dengan rincian, belanja operasi sebesar Rp. 5.060 triliun. Belanja modal diproyeksikan Rp.3.118triliun, ditambah belanja tidak terduga sebesar Rp20 milyar.(Adv/Kominfo/Q)







